English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Senin, 15 Juni 2009

Budaya corat-coret baju saat lulus ...."menyayat hati teman sendiri"

Sebelum saya mulai tulisan kali ini saya mengucapkan selamat bagi temen-temen SMA yang saat ini pada Lulus Ujian Nasional dan saya ikut mendoakan bagi yang tidak lulus tetap semangat dan tidak mengendur untuk tetap tolabul Ilmi dan semoga perjuangan kalian untuk belajar-dan belajar di mudahkan dan dilancarkan oleh Zat pemberi kemudahan yaitu Allah, dan betapa bahagianya semua temen-temen yang telah lulus dan bisa melanjutkan dengan lancar dan sepertinya tak ada lagi rintangan yang lebih berat dari ujian Nasional tersebut BUANGGGAAAAAAA Banget.

Tapi sepertinya ada kebudayaan yang sangat mengganjal di fikiran saya yang baru-baru ini muncul dan ingin saya luapkan di tulisan saya kali ini, mengapa tidak ketika saya berada di jalan dan melihat sekerumunan Orang yang paling bahagia se Indonesia kayaknya dengan bangga dan Senang nya mereka merayakan kebahagiaan itu dalam hal ini Kelulusan mereka di SMU dengan cara yang menurut saya tidak baik bagi kebudayaan dan kedisiplinan siswa SMA mendatang yaitu dengan mencoret-coret baju Abu-abu mereka.

Tidak disadari sebenarnya hal ini secara tidak langsung merupakan hal yang berlebih-lebihan dan melukai teman-teman mereka sendiri walaupun secara lisan mereka turut ber simpati terhadap kawan-kawan mereka yang tidak lulus, tetapi secara langsung dan tegas prilaku mereka menolak lisan simpati terhadap teman-teman yang kebetulan pada tahun ini tidak bisa lulus atau mengulang, betapa tidak di saat teman yang sudah terpojok di pojokan yang sepi di ujung jalan yang sunyi dan di senja yang memilukan itu teman-teman yang bersimpati kepada mereka sebenarnya ikut serta memberikan pukulan yang lebih menyakitkan dari ke Tidak Lulusan ....Huffffh


Dari Nurani

SEMOGA BERMANFAAT Untuk INDONESIA